![]() |
| foto : Ketua Yayasan NJA (Tengah) bersama Lurah Bakunase 2 (Kiri), dan Dokter yang membawakan Materi Penyuluhan dan pengubatan |
Kupang, A1-Channel -- kamis, 6 Maret 2025, bertempat di Gedung Pembinaan Anak dan Remaja (PAR) Oetona, dilaksanakan kegiatan Penyuluhan dan Pengobatan Gratis oleh Yayasan Nancy Juni Agusteyn (YNJA)
Kegiatan yang difokuskan kepada para Perempuan dewasa tersebut menghadirkan dua (2) orang pembicara, dr.Sriwahyu Ningsih Gah membawa materi tentang bagaimana menjaga kesehatan ginjal dan Apt. Thresia Maria Wonga,S.Farm. MHlthEcPol membawa materi tentang Bahaya penggunaan Anti Biotik tanpa resep dokter.
Menurut dr. Sriwahyu Ningsih Gah, salah satu cara menjaga kesehatan ginjal yang dapat dilakukan dengan mudah adalah mencukupi kebutuhan cairan tubuh setiap harinya. Dalam sehari, kita disarankan untuk mengonsumsi air putih setidaknya sebanyak 2 liter.
Kenapa mengonsumsi air putih yang cukup dapat membantu menjaga kesehatan ginjal? Dan apa saja cara memelihara kesehatan ginjal lainnya?
dr. Sriwahyu Ningsih Gah menjelaskan bahwa Ginjal merupakan salah satu organ vital yang memiliki peran penting di dalam tubuh manusia, salah satunya yaitu menyaring darah. Maka dari itu, menjaga kesehatan ginjal perlu Anda lakukan agar fungsinya pada tubuh tetap berjalan dengan optimal.
Lantas, bagaimana cara menjaga kesehatan ginjal tersebut? Ada beberapa tips menjaga kesehatan ginjal yang bisa dilakukan dengan mudah, di antaranya yaitu :
1. Mengonsumsi Makanan Sehat dan Bergizi
Karena ginjal berfungsi untuk menyaring darah, masalah kesehatan pada organ tubuh tersebut sering kali disebabkan oleh penyakit yang berhubungan dengan darah dan pembuluh darah, seperti penyakit diabetes dan tekanan darah tinggi (hipertensi).
Di mana, penyakit tersebut dapat dicegah dengan menerapkan pola hidup sehat. Maka dari itu, salah satu cara menjaga kesehatan ginjal yang paling sederhana adalah dengan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi.
Kita dapat mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang. Perbanyak konsumsi buah dan sayuran juga dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan ginjal. Selain itu, kita juga dapat memilih makanan untuk kesehatan ginjal yang mengandung kandungan ion seimbang.
2. Minum Air Putih yang Cukup
Seperti yang sudah sempat disinggung sebelumnya, untuk menjaga kesehatan ginjal dianjurkan banyak minum air putih. Selain bertugas dalam menyaring darah, ginjal juga berperan dalam proses produksi urine.
Air putih akan membantu proses ekresi zat beracun pada ginjal dan dikeluarkan melalui urine. Maka dari itu, minum air putih yang cukup dapat meringankan kerja ginjal dalam memproduksi urine.
Jadi, kita disarankan untuk minum air putih yang cukup, minimal 2 liter sehari.
3. Menjaga Tekanan Darah agar Tetap Stabil
Ya, tekanan darah tinggi memang menjadi salah satu faktor yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan ginjal. Oleh karena itu, penting untuk menjaga tekanan darah agar tetap stabil sebagai cara menjaga kesehatan ginjal.
Kita dapat menjaga tekanan darah agar tetap stabil dengan mencukupi waktu tidur, membatasi asupan garam agar tidak lebih dari 2.000 miligram atau sekitar 1 sendok teh per hari, mengelola stres, dan lain sebagainya.
Apabila kita, mengidap penyakit dasar yang menyebabkan darah tinggi, sebaiknya lakukan pengobatan dan penanganan gangguan kesehatan tersebut agar tidak menyebabkan komplikasi ke organ tubuh lainnya.
4. Berhenti Merokok dan Hindari Konsumsi Alkohol Berlebihan
Gaya hidup tidak sehat, seperti merokok dan mengonsumsi alkohol berlebih, diketahui dapat memperburuk kesehatan ginjal. Pasalnya, kebiasan merokok dan konsumsi alkohol berlebihan ini dapat memicu naiknya tekanan darah dan memengaruhi kesehatan ginjal.
Selain itu, rokok juga diketahui mengandung zat beracun yang dapat menghambat peredaran darah. Ketika peredaran darah terhambat, ginjal jadi perlu bekerja ekstra untuk menyaringnya.
5. Melakukan Diet untuk Menjaga Berat Badan
Cara menjaga kesehatan ginjal berikutnya adalah dengan melakukan diet sehat untuk menjaga berat badan agar tetap ideal. Ya, diet ini dilakukan untuk mencegah terjadinya obesitas. Di mana, obesitas atau kelebihan berat badan mengakibatkan ginjal untuk bekerja ekstra untuk menyaring sisa-sisa racun makanan. Hal ini dapat memengaruhi kinerja ginjal.
Akan tetapi, pastikan program diet yang kita lakukan tidak berlebihan dan tetap menyehatkan.
6. Mengonsumsi Obat dan Suplemen sesuai dengan Aturan serta Anjuran Dokter
Memperhatikan konsumsi obat dan suplemen agar tetap sesuai dengan anjuran dokter juga menjadi salah satu cara menjaga kesehatan ginjal.
konsumsi obat yang tidak sesuai anjuran dapat mengakibatkan seseorang mengalami overdosis. Overdosis ini dapat merusak organ-organ di dalam tubuh, tidak terkecuali dengan ginjal.
7. Rutin Berolahraga
Rutin berolahraga adalah cara menjaga kesehatan ginjal lainnya yang dapat dilakukan dengan mudah. Rutin berolahraga dapat membantu melancarkan sirkulasi darah. Dengan begitu, ginjal dapat menyaring darah secara optimal.
Selain itu, olahraga juga dapat dilakukan untuk menjaga tekanan darah serta berat badan yang sangat berkaitan dengan kesehatan ginjal.
Dan yang paling penting adalah, untuk mengetahui kondisi kita, maka kita harus memeriksa kesehatan tubuh secara rutin, sehingga dapat mengetahui gejala awal, karna penyakit akan lebih mudah disembuhkan suka sejak dini sudah diketahui, pungkas dr. Sriwahyuni Ningsih Gah yang keseharian melaksanakan tugas di Klinik Prodia, salah satu klinik kesehatan terbaik di Indonesia.
Penggunaan Anti Biotik tanpa Resep Dokter
Menurut Apt. Thresia Maria Wonga,S.Farm. MHlthEcPol, kita Tak Boleh Sembarangan, mengkonsumsi Anti Biotik tanpa Resep dokter karena penggunaan antibiotik yang sembarangan dapat berdampak buruk bagi kesehatan Anda di masa depan. Antibiotik adalah golongan obat resep untuk mengatasi infeksi bakteri yang tidak semestinya dapat dibeli secara bebas.
Pemilihan jenis antibiotik yang tepat untuk infeksi yang Anda alami perlu mempertimbangkan banyak faktor. Oleh karena itu, penggunaan antibiotik yang tepat dan aman selalu memerlukan petunjuk dari dokter.
Dokter pun tidak akan sembarangan memberi antibiotik kepada pasien. Sebelum memberikan resep obat, dokter akan melakukan pemeriksaan untuk memastikan bahwa infeksi tersebut disebabkan oleh bakteri atau parasit yang memang bisa dimusnahkan oleh antibiotik. Jika infeksi disebabkan oleh virus, maka konsumsi antibiotik bukan hanya langkah yang tidak efektif tapi juga bisa merugikan tubuh Anda.
Jenis-jenis antibiotik pun beragam, seperti golongan penicillins, cephalosporins, macrolides, fluoroquinolones, sulfonamides, tetracyclines, dan jenis antibiotik lainnya. Dalam pemberian resep antibiotik, dokter akan memilih jenis antibiotik berdasarkan penyebab paling mungkin dari infeksi yang menyerang tubuh Anda. Dokter akan memilih antibiotik yang terbaik untuk melawan jenis bakteri penyebab infeksi.
Berikut adalah contoh penyakit akibat infeksi bakteri yang bisa diobati dengan antibiotik:
1. Infeksi saluran kemih
2. Luka atau infeksi kulit
3. Meningitis atau radang selaput otak
4. Infeksi menular seksual
5. Pnemonia bakterialis
Lalu, penyakit akibat infeksi virus, seperti flu, sebagian besar jenis batuk, bronkitis, dan viral gastroenteritis tidak dapat disembuhkan dengan penggunaan antibiotik.
Dampak Penggunaan Antibiotik yang Tidak Sesuai Anjuran Dokter
Merusak keseimbangan bakteri dalam perut
Antibiotik sangat efektif untuk membunuh bakteri, namun jika mengonsumsinya secara berlebihan, bakteri baik yang ada di dalam tubuh Anda juga akan ikut terbunuh. Usus mengandung sekitar 100 triliun bakteri. Tidak semua bakteri dalam perut adalah bakteri jahat yang dapat membuat manusia sakit. Beberapa bakteri yang disebut sebagai gut flora justru diperlukan untuk membantu sistem pencernaan.
Menimbulkan resistensi antibiotik
Mengonsumsi antibiotik yang salah baik dari segi dosis, jenis, dan frekuensi, dapat mengakibatkan bakteri menjadi resisten. Bakteri yang resisten ini beradaptasi dan berubah menjadi kebal terhadap antibiotik yang dulunya mampu memusnahkannya. Hal ini sering terjadi akibat penyalahgunaan antibiotik.
Tubuh yang terinfeksi oleh bakteri yang resisten terhadap antibiotik lebih sulit pulih dan diobati. Infeksi pun jadi lebih mudah berkembang dan menyebabkan berbagai komplikasi.
Terjadi reaksi alergi
Bahaya antibiotik untuk Anda yang mengonsumsi obat antibiotik dengan mengandalkan takaran sendiri dan tanpa resep dokter dapat berisiko mengalami reaksi alergi. Bila jenis antibiotik yang Anda konsumsi ternyata kurang sesuai dengan kebutuhan tubuh yang sebenarnya, maka akan sulit bagi tubuh untuk menoleransi obat tersebut sehingga cenderung akan menimbulkan reaksi alergi.
Jika reaksi alergi sampai muncul, biasanya Anda akan mengalami pembengkakan pada lidah, wajah, dan bahkan akan timbul ruam pada kulit. Hal yang lebih serius juga bisa muncul, misalnya kesulitan bernapas atau yang dikenal juga dengan istilah anafilaksis. Oleh karena itu penting sekali jika sakit, kita harus memeriksa ke dokter, sehingga dapat ditangani secara tepat.
Yayasan Nancy Juni Agusteyn (Yayasan NJA)
Nancy Juni Agusteyn, pemimpin Yayasan NJA mengungkapkan alasan, yayasan-nya membuat kegiatan Penyuluhan Kesehatan dan pengobatan Gratis kepada Kelompok perempuan dewasa
karena perempuan dewasa atau perempuan yang telah menikah, adalah roh dari rumah tangga, kalau di sepak bola dikenal sebagai Play Maker (gelandang serang) dan Libero (Gelandang bertahan), nah di rumah tangga, para perempuan dewasa ini merangkap tugas, sebagai Play Maker dan libero sekaligus kapten dalam rumah tangga. Mereka yang paling tau urusan dalam rumah, mereka yang paling teliti dan telaten dalam urusan kesehatan keluarga, oleh Karena itulah mengapa, Yayasan Ningsih Juni Agusteyn membuat kegiatan penyuluhan kesehatan dan pengobatan gratis kepada para perempuan dewasa.
Dalam kegiatan tersebut, menurut Nancy, dilaksanakan dengan tidak menggunakan Air Mineral dalam kemasan plastik, sebagai suatu bentuk kepedulian dalam menjaga kesehatan lingkungan, dengan mengurangi limbah plastik di kota kupang.
Nancy Juni Agusteyn, mengucapkan terima kasih kepada Klinik Prodia yang memberikan support obat-obatan dan tenaga dokter untuk memberikan penyuluhan, Nancy juga secara khusus memberikan apresiasi kepada Pemerintah kota Kupang dalam hal ini kepada Lurah Kelurahan Bakunase 2 yang telah memberikan andil hingga terlaksana-nya kegiatan Penyuluhan Kesehatan dan Pengobatan gratis di Oetona- kelurahan Bakunase 2.
Sambutan Lurah Bakunase 2
Pada kesempatan yang sama Lurah Bakunase 2, Ibu Desi Talita, menyampaikan Apresiasi Kepada Yayasan NJA yang telah berinisiatif, melaksanakan kegiatan Penyuluhan Kesehatan dan Pengobatan Gratis bagi warga masyarakat kota kupang, terutama kepada para perempuan dewasa yang ada di kelurahan Bakunase 2, Bakunase, dan Airnona,
Lurah Bakunase 2, berharap, kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan ditambah lagi dengan sosialisasi terkait Kesehatan lingkungan, sesuai dengan salah satu program unggulan Walikota Kupang, mengenai penanganan sampah di kota kupang, peran serta perempuan dewasa sebagai penggerak kebersihan lingkungan disekitar tempat tinggal adalah salah satu faktor yang dapat mewujudkan impian seluruh masyarakat,, menuju kota Kupang yang bersih dan Sehat. (Paul Adrian)
