Laba Bank NTT Oktober 2024 Masih Lebih Kecil dari Laba Oktober 3 Tahun Lalu
✕

BREAKING NEWS

  • ASN Selingkuh
  • Advokat
  • Advokat BANRI JERRY JACOB
  • Alex Lumba
  • Alexander Frengklin Tungga
  • Aliansi Peduli Astrid dan Lael
  • Amelia Stefanie Loemau
  • Andre Lado
  • Andre P Keya
  • Andre Sole
  • Asten Bait
  • Astry dan Lael
  • Axel Alaxander
  • Ayo Bangun NTT
  • Ayodhia G. L. Kalake
  • BISNIS
  • BPAD
  • BPD NTT
  • BREAKING NEWS
  • BUMD
  • Bank NTT
  • Banua Purba
  • Benhard Menoh
  • Bildad Thonak
  • Buang Sine
  • Bupati Belu
  • Cosmas Lana
  • Covid-19
  • DPP MOI
  • DPW MOI Provinsi NTT
  • Daerah
  • Dandim 1604/Kupang
  • Darius Beda Daton
  • Dewan Pers
  • Dewan Pers MOI
  • Dino Karang
  • Dugaan Perzinahan
  • Dugaan Pungli
  • EKONOMI
  • El Asamau
  • Falent Kebo
  • Flores Timur
  • Fransisco Bernando Bessi
  • Gama Ferroh
  • Gibran Rakabuming Raka
  • Gubernur NTT
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • Hanura
  • Herry FF Battileo
  • Heru Dupe
  • Irjen Pol Johanis Asadoma
  • Ivan Missa
  • Jacob Petrus Nalle
  • Jefta Soai
  • Jusuf Rizal
  • KKPD
  • KPK
  • KPUD Provinsi NTT
  • Kabupaten Kupang
  • Kajari Kota Kupang
  • Kakanwil Hukum dan Ham NTT
  • Kapolda NTT
  • Kapolres Kupang Kota
  • Karang Taruna Oeba
  • Kartu Kredit Pemerintah Daerah
  • Kasus Lika Liku NTT
  • Kasus Pembunuhan
  • Kasus Remas Pantat
  • Kejari Kota Kupang
  • Ketua DPW MOI Provinsi NTT
  • Ketua Karang Taruna Oeba
  • Ketua PMI Kota Kupang
  • Ketum MOI
  • Ketum Parsindo
  • Kodim 1604/Kupang
  • Kombes Pol. Rishian Krisna
  • Kombes Pol. Rishian Krisna Budhiaswanto
  • Komisi III DPRD NTT
  • Kristofarus Puan Wawin
  • LSM Lembaga Pengkaji Peneliti Demokrasi Masyarakat (LPPDM) NTT
  • Lapas Kelas 2A Kupang
  • Lexy Tungga
  • Louis K. Gonsalves
  • MANCANEGARA
  • MILITER
  • Mabes Polri
  • Mahkamah Konstitusi RI
  • Marciana Jone
  • Markus Lioe
  • Marsel Nagus Ahang
  • Marten Soleman Konay
  • Media Online Indonesia (MOI)
  • Melki-Johni
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • Oknum Guru SD Inpres Sikumana 3
  • PAPIDOS
  • PEMERINTAH
  • PERKEMI NTT
  • PERS
  • PMI Kota Kupang
  • POLITIK
  • PT. Flobamor
  • PT. ISS-Unilever
  • PWMOI
  • PWMOI Provinsi NTT
  • Pangdam Udayana
  • Partai Parsindo
  • Pelecehan Seksual
  • Pembunuhan Ibu dan Anak
  • Pemkab Belu
  • Pemkot Kupang
  • Pemprov NTT
  • Perlawanan Eksekusi
  • Pj. Gubernur NTT
  • Polres Lembata
  • Polresta Kupang Kota
  • Polsek Kota Raja
  • Polsek Maulafa
  • REGIONAL
  • Refafi Gah
  • Ronaldinho
  • Roy Herman Bolle
  • Ruben Logo
  • Rudi Sembiring Meliala
  • Rusydi Maga
  • Samuel Haning
  • Sekjen DPP MOI
  • Sekretaris DPW MOI Provinsi NTT
  • Senkom Mitra Polri NTT
  • Sepakbola
  • TNI AD
  • TNI-POLRI
  • Taekwondo
  • Tipikor
  • Tokoh Pers NTT
  • Tommy Jacob
  • Wakil Bupati
  • Wali Kota Kupang
  • Wartawan Dilarang Ambil Gambar
  • dr. Christian Widodo
A1 Channel

Breaking News

Link Menu Atas

    • News
    • Bisnis
    • Superskor
    • Sport
    • Seleb
    • Lifestyle
    • Travel
    • Otomotif
    • Techno
    • Kesehatan
    • Populer
    • Beli Tribunnexs
    HOME › Bank NTT › BUMD › EKONOMI › REGIONAL

    Laba Bank NTT Oktober 2024 Masih Lebih Kecil dari Laba Oktober 3 Tahun Lalu

    Kamis, 05 Desember 2024, 9:55:00 PM

    Baca Juga :

     

    Foto : Eddy Ngganggus


    Kupang, A1 Channel - Memasuki bulan Oktober 2024 laba bank NTT berkurang Rp 45 miliar atau turun 23% di bandingkan dengan periode yang sama di bulan Oktober tahun 2021 lalu. Tercatat laba yang diperoleh bank NTT tiga tahun lalu yakni pada bulan Oktober 2021 sebesar Rp 192,6 miliar , namun di bulan Oktober tahun 2024 tersisa Rp 147,4 miliar. Sebuah penurunan yang cukup besar. Laba yang bertumbuh negatif ini adalah anomaly . Setidaknya karena tiga sebab ; yang pertama ,mengapa laba turun disaat baki debet kredit bertumbuh 15 % yakni dari Rp 11,2 Triliun pada Oktober tahun 2021 menjadi Rp 12,9 Triliun pada Oktober tahun 2024 .  Sebab kedua dinilai anomaly karena pertumbuhan negative ini terjadi di tengah pergantian Direksi sebelum waktunya , yang konon katanya untuk mperbaikan kinerja bank. Sebab yang ketiga adalah, laba bank turun di saat kondisi fundamental ekonomi NTT dalam keadaan baik. 


    Perkembangan lengkap perolehan laba per oktober 2021 , hingga Oktober 2024 tersaji seperti pada grafik 1 di bawah ini .

    Grafik 1                                                                         dalam jutaan

    Sumber Data grafik 1, diolah dari www.bpdntt.co.id


    Penurunan laba ini terjadi di tengah kondisi fundamental ekonomi propinsi NTT dalam keadaan baik. 


    Gubernur NTT serta para bupati dan walikota Kupang terpilih selaku Pemegang Saham bank NTT dihadapkan pada tantangan anomaly , karena trend menurunnya laba justru terjadi ditengah kondisi fundamental ekonomi di NTT yang baik, lalu pertumbuhan kredit yang baik, serta di tengah dua kali pergantian Direksi dan satun kali pergantian  komisaris. 


    Perbaikan kinerja keuangan Bank NTT hendaknya menjadi salah satu prioritas perhatian para kepala daerah . Salah satu bentuk perhatian yang bisa dilakukan oleh para Kepala Daerah terpilih adalah dengan mengidentifikasi sumber pendapatan daerah yang potensial.


    Salah satu entry gate mendongkrak Pertumbuhan ekonomi di NTT adalah dengan mendayagunakan kinerja bank NTT.


    Mengapa kinerja bank NTT urgen di kawal ? Karena asset bank NTT cukup besar . Per Oktober  2024 tercatat Rp 17,6 triliun, dengan baki debet kredit Rp 12,8 Triliun. Bandingkan dengan jumlah APBD Propinsi NTT tahun 2024 sekitar Rp 5 Triliun lebih.


    Besarnya asset dan baki debet kredit bank NTT sangat potensial menjadi sumber income Pemerintah daerah di NTT, juga sebagai sumber income bagi seluruh stake holder bank, mulai dari karyawan, masyarakat, penabung, peminjam dan pengguna jasa bank lainnya. Arah pengawasan yang spesifik salah satunya adalah pada kecenderungan menurunnya laba bank NTT sejak thn 2022 agar bisa dikendalikan. Menurunnya laba di tengah meningkatnya pemberian kredit ini adalah indikasi stagnasi kompetensi dan kapasitas para pengurus bank.  Dua kompetensi yang perlu di evaluasi yakni kapasitas teknis dan kapasitas etis.


    Mengapa kompetensi pengurusnya yang menjadi perhatian ? Karena kondisi fundamental ekonomi NTT bertumbuh dengan baik, misalnya pertumbuhan ekonomi triw III 2024 sebesar 3,66 %,  inflasi 1,84%. Bila kondisi fundamental ekonomi NTT baik, sedangkan trend kinerja laba bank NTT menurun ,itu indikasinya ada persoalan pada faktor non fundamental ekonomi. Salah satu faktor non fundamental ekonomi itu adalah kinerja para pengurus banknya.


    Fundamental ekonomi NTT tergolong kuat, namun hal ini bisa tergerus bila faktor non fundamental ekonomi tidak di manage dengan taat asas. Faktor non fundamental paling utama adalah PERILAKU pengurus bank. Integritas adalah unsur utama di dalam perilaku itu . Integritas yang berisi nilai-nilai keutamaan, diantaranya sifat JUJUR. 


    Sifat jujur ini adalah salah satu bentuk tata kelola atau Good Corporate Governance (GCG)  yang tegas. Untuk mencapai bankNTT yang sehat kuat dan terpercaya. Sehingga slogan menambung di bank NTT  dengan membangun NTT, bukan slogan tanpa makna.. 

    Tags Bank NTTBUMDEKONOMIREGIONAL
    Bagikan ini ke

    Komentar

    BERITA POPULER+

    • Terkait Dugaan Pemerasan, Kejaksaan Agung segera jatuhkan Sanksi Kode Etik terhadap 2 Jaksa Asal NTT ‎
        Ket Foto : Ilustrasi ‎ ‎Surakarta, A1Channel.id -- Kejaksaan Agung segera jatuhkan sanksi Kode etik Kepada 2 (dua) orang Jaksa asal Nus...
    • Tim Kuasa Hukum JPB Buka Suara soal Dugaan Perselingkuhan di Oebufu, Minta Pemberitaan Diluruskan
      Foto dari kiri ke ke kanan:  Ardy B. W. Lejab, S.H.,  Alex Piter Mahing, S.H., Andre Lado, S.H., dan Rusydi Saleh Maga, S.H., Selasa (6/10)....
    • "HATI - HATI" Angkat Anak dan Dimasukan Dalam Daftar Gaji Tidak Sesuai Prosedur
      Ket Foto :  Advokat Herry Battileo,SH,.MH Kupang, A1Channel.id -- Menurut Advokat Herry Battileo,SH,.MH, ketika ditemui wartawan mengatakan...
    • ASPREM NTT Amankan Tiga Terduga Pelaku Pembobol Sistem Keamanan Mobil Rental di Fatululi Kupang
      ASPREM NTT bersama kuasa hukum Andre Lado, S.H., (kedua dari kiri) saat mendatangi Mapolresta Kupang Kota, Minggu (11/10/2026). Foto : Dok. ...
    • Partai Parsindo Jejakkan Kaki di NTT, Jusuf Rizal Tunjuk Eben Domaking Bangun Struktur DPW
      Ketua Umum DPP Parsindo Drs. KRH. HM. Jusuf Rizal, SH, SE, M.Si. (Foto : Istimewa) Kupang, A1Channel.id  – Partai Swara Rakyat Indonesia (Pa...
    + Indeks Berita

    Link Bawah

    • Redaksi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak Kami
    Copyright © A1 Channel

    TerPopuler